Minggu, 20 April 2008

IT'S SIMPLE


Hidup itu simple dan sederhana. Tapi mengapa kadang kita menemukan suatu kerumitan?
Ya karena kita berfikir secara rumit dan tidak simple. Kita kadang kala terpaku dengan semboyan yang ada dalam lingkungan dan sistem tempat kita berada "kalo bisa rumit mengapa harus mudah?" Semboyan ini secara sengaja memang di cipta oleh pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan secara pribadi, dengan mengabaikan keuntungan banyak pihak. Bila di pandang dari sisi personal, kadang kita tidak mau dan tidak mampu untuk keluar dari semboyan tersebut, salah satu penyebab kita tidak bisa berfikir kritis dan substansi terhadap apa yang kita alami. 
Sebagai contoh, kerumitan dalam sistem distribusi barang
dan jasa telah menyebabkan timbulnya monopoli,
kerumitan dalam birokrasi menimbulkan penyuapan dan jalan pintas alias main belakang. Kerumitan informasi menimbukan salah persepsi, dan masih banyak kerumitan-kerumitan yang lain. 
Sejauh mana kita bisa membuat rumit menjadi mudah? atau malah
kita menikmati kerumitan itu sendiri..
Jika kita telah berpartisipasi mempermudah kerumitan, disitulah kecerdasan seorang manusia.
Mudah-mudahan.